ASESMEN OTENTIK PDF

Tuesday, 31 March Add Comment Seputar Pengertian Asesmen Otentik Asesmen otentik termasuk nontes, yaitu asesmen yang dilakukan dalam suasana non-threatening, seperti yang terjadi pada tes. Bila pada tes terjadi one-time response untuk melihat hasil belajar, maka pada non-tes, asesmen dapat memantau proses dan hasil belajar. Oleh karenanya, non-tes dilakukan secara terpadu dengan pembelajaran. Orientasi pendidikan kontemporer yang menekankan pembentukan kompetensi memberi peluang sangat luas bagi asesmen non-tes yang bersifat otentik seperti asesmen portofolio dan asesmen kinerja. Asesmen otentik adalah asesmen yang secara langsung bermakna, apa yang diases memang demikian yang sesungguhnya terjadi, dan dapat terjadi, dalam kehidupan sehari-hari.

Author:Tygolar Damuro
Country:Nicaragua
Language:English (Spanish)
Genre:Personal Growth
Published (Last):26 July 2004
Pages:213
PDF File Size:18.16 Mb
ePub File Size:13.57 Mb
ISBN:892-7-38618-216-3
Downloads:70888
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:JoJotaur



Disini akan dijelaskan apa itu pengertian penilaian otentik pada anak usia dini dan lingkup penilaian PAUD. Penilaian merupakan proses pengukuran terhadap hasil dari kegiatan belajar anak. Penilaian kegiatan belajar di PAUD menggunakan pendekatan penilaian otentik. Penilaian otentik merupakan penilaian proses dan hasil belajar untuk mengukur tingkat pencapaian kompetensi sikap spiritual dan sosial , pengetahuan dan keterampilan berdasarkan fakta yang sesungguhnya.

Penilaian dilakukan secara sistematis, terukur, berkelanjutan, menyeluruh yang mencakup pertumbuhan dan perkembangan yang telah dicapai oleh anak selama kurun waktu tertentu. Penilaian otentik adalah jenis penilaian berdasarkan kondisi nyata yang muncul dari perilaku anak selama proses berkegiatan maupun hasil dari kegiatan tersebut. Penilaian otentik dilakukan pada saat anak terlibat dalam kegiatan bermain, harus dilakukan secara alami dalam kondisi yang direncanakan oleh guru.

Guru melakukan pengamatan, bertanya, dan mencatat hal-hal yang penting sesuai dengan kompetensiyang diharapkan muncul dari anak. Guru mengamati kemampuan anak apakah anak dapat membuat kue berbentuk lingkaran, kemudian mencatat hasil pengamatannya. Penilaian perkembangan meliputi informasi bertambahnya fungsi psikis dan fisik anak meliputi sensorik mendengar, melihat, meraba, merasa, dan menghidu , motorik gerakan motorik kasar dan halus , kognitif pengetahuan, kecerdasan , komunikasi berbicara dan bahasa , serta sikap religius, sosial-emosional dan kreativitas yang dirumuskan dalam kompetensi sikap, pengetahuan dan keterampilan.

IMTFE CHARTER PDF

Pengertian Penilaian Otentik

Penilaian Otentik atau Autentic Assessment adalah sebuah pengukuran yang mewakilkan seluruh nilai yang benar melekat pada objek yang dinilai dalam hal kurikulum objek penilaian tidak lain adalah peserta didik. Gulikers mengungkapkan bahwa penilaian otentik merupakan penilaian yang mampu memfasilitasi siswanya untuk menggunakan kombinasi dari kompetensi pengetahuan, keterampilan dan sikapnya untuk mengaplikasikan sesuatu yang dibutuhkan dalam kehidupannya. Berdasarkan definisi tersebut, guru bukan hanya dituntut untuk mengukur kompetensi siswa pada aspek pengetahuan melalui tes tetapi juga aspek sikap dan ketrampilan, karena aspek sikap dan ketrampilan memiliki peran yang sama dengan aspek pengetahuan untuk menentukan kesuksesan sesorang dalam kehidupannya. Meskipun penilaian sikap dan ketrampilan bukan merupakan hal baru dalam proses belajar mengajar di Indonesia, Kurikulum memberi warna baru dalam penilaian aspek sikap dan ketrampilan melalui sistematika dan standar penilaian yang diatur melalui Permendikbud No. Penilaian Autentik dan Tuntutan Kurikulum Perbaikan kualitas pendidikan senantiasa menjadi kebutuhan bagi setiap bangsa yang menginginkan perbaikan kualitas manusianya.

DAN DUCHAINE BODYOPUS DIET PDF

Penilaian autentik

Berbagai jenis test tersebut berfungsi sebagai penentuan jenjang kelas untuk setiap periode; tes kelulusan suatu jenjang; tes prestasi achievment test ; tes IQ; atau tes masuk suatu perguruan tinggi. Akan tetapi, penilaian tidak hanya dilakukan kepada siswa sekolah dasar dan menengah dengan tujuan fungsi-fungsi seperti itu. Penilaian juga dilakukan kepada anak-anak usia 0 sampai 8 tahun early childhood , anak usia pra sekolah, usia dini dan sekolah dasar kelas bawah dalam bentuk penilaian sesuai dengan tujuan pendidikan di anak usia tersebut. Kenapa kita perlu melakukan tes atau evaluasi terhadap anak usia dini early childhood. Perhatian para ahli, guru dan orang tua tidak hanya tentang bagaimana bayi infant dan anak-anak young children tumbuh dan berkembang, tetapi terhadap usaha untuk mengatasi permasalahan pada perkembangan dan proses belajaran anak. Berbagai buku tentang penilaian lebih banyak menyangkut penilaian terhadap anak usia sekolah dasar dan menengah, kalau pun ada tentang penilaian pada anak usia dini, lebih pada penilaian tentang membaca dan menulis.

Related Articles