EPIDEMIOLOGI DESKRIPTIF DAN ANALITIK PDF

Studi Deskriptif disebut juga studi prevalensi atau studi pendahuluan dari studi analitik yang dapat dilakukan suatu saat atau suatu periode tertentu. Jika studi ini ditujukan kepada sekelompok masyarakat tertentu yang mempunyai masalah kesehatan maka disebutlah studi kasus tetapi jika ditujukan untuk pengamatan secara berkelanjutan maka disebutlah dengan surveilans serta bila ditujukan untuk menganalisa faktor penyebab atau risiko maupun akibatnya maka disebut dengan studi potong lintang atau cross sectional. Tujuan epidemiologi deskriptif adalah : 1. Untuk menggambarkan distribusi keadaan masalah kesehatan sehingga dapat diduga kelompok mana di masyarakat yang paling banyak terserang. Untuk memperkirakan besarnya masalah kesehatan pada berbagai kelompok. Untuk mengidentifikasi dugaan adanya faktor yang mungkin berhubungan terhadap masalah kesehatan menjadi dasar suatu formulasi hipotesis.

Author:Shaktiramar Zuluktilar
Country:Panama
Language:English (Spanish)
Genre:Business
Published (Last):23 May 2007
Pages:310
PDF File Size:15.87 Mb
ePub File Size:1.68 Mb
ISBN:434-6-63387-189-3
Downloads:12877
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:Molkis



Selain itu, epidemiologi deskriptif juga akan menjawab 4 pertanyaan berikut: 1. What, yaitu apa masalah kesehatan yang terjadi di masyarakat dan berapa besarnya masalah kesehatan masyarakat, maka jawabannya akan mengukur masalah kesehatan. Who, yaitu siapa yang terkena masalah kesehatan masyarakat adalah masyarakat. Tentunya yang terkena masalah kesehatan masyarakat adalah masyarakat atau sekelompok manusia man yang menjadi host penyakit.

Man yang akan dibahas adalah karakteristiknya, meliputi jenis kelamin, usia, paritas, agama, ras, genetika, tingkat pendidikan, penghasilan, jenis pekerjaan, jumlah keluarga,dll. Where, yaitu dimana masyarakat yang terkena masalah kesehatan.

Jawabannya adalah menjelaskan tempat place dengan karakteristik tempat tinggal, batas geografis, desa-kota, batas administrative, dll 4. When, yaitu kapan masyarakat terkena masalah kesehatan. Jawabannya adalah menjelaskan waktu time dengan karakteristik periode penyakit atau gangguan kesehatan jangka penmdek ukurannya detik, menit, jam, hari, minggu jangka panjang bulan, tahun periode musiman, dll.

Tujuan epidemiologi deskriptif adalah : 1. Untuk menggambarkan distribusi keadaan masalah kesehatan sehingga dapat diduga kelompok mana di masyarakat yang paling banyak terserang. Untuk memperkirakan besarnya masalah kesehatan pada berbagai kelompok. Untuk mengidentifikasi dugaan adanya faktor yang mungkin berhubungan terhadap masalah kesehatan menjadi dasar suatu formulasi hipotesis. Adapun Ciri-ciri studi deskriptif sebagai berikut: 1. Bertujuan untukmenggambarkan 2. Tidak terdapt kelompok pembanding 3.

Hubunga seba akiba hanya merupakan suatu perkiraan ataau semacam asumsi 4. Hasil penelitiannya berupa hipotesis 5. Merupakan studi pendahluan untuk studi yang mendalam Hasil penelitian deskriptif dapat di gunakan untuk: 1. Untuk menyusun perencanaan pelayanan kesehatan 2. Untuk menentukan dan menilai program pemberantasan penyakit yang telah dilaksanakan 3. Survey cross sectional ialah suatu penelitian untuk mempelajari dinamika korelasi antara faktor-faktor resiko dengan efek, dengan cara pendekatan, observasi atau pengumpulan data sekaligus pada suatu saat point time approach.

Artinya, tiap subjek penelitian hanya diobservasi sekali saja dan pengukuran dilakukan terhadap status karakter atau variabel subjek pada saat pemeriksaan. Hal ini tidak berarti bahwa semua subjek penelitian diamati pada waktu yang sama. Desain ini dapat mengetahui dengan jelas mana yang jadi pemajan dan outcome, serta jelas kaitannya hubungan sebab akibatnya.

Penelitian yang bersifat eksploratif, deskriptif, ataupun eksplanatif, penelitian cross-sectional mampu menjelaskan hubungan satu variabel dengan variabel lain pada populasi yang diteliti, menguji keberlakuan suatu model atau rumusan hipotesis serta tingkat perbedaan di antara kelompok sampling pada satu titik waktu tertentu.

Tujuan cross sectional yaitu sebagai berikut: 1. Mencari prevalensi serta indisensi satu atau beberapa penyakit tertentu yang terdapat di masyarakat. Memperkirakan adanya hubungan sebab akibat pada penyakit-penyakit tertentu dengan perubahan yang jelas.

Menghitung besarnya resiko tiap kelompok, resiko relatif, dan resiko atribut. Perbedaan dari cross sectional yaitu deskriptif cross sectional hanya sekedar mendesripsikan distribusi penyakit dihubungkan dengan variabel penelitian, sedangkan analitik crossectional: diketahui dengan jelas mana yang jadi pemajan dan outcome, serta jelas kaitannya hubungan sebab akibatnya.

Perhitungan perkiraan besarnya sampel tanpa memperhatikan kelompok yang terpajan atau tidak. Pengumpulan data dapat diarahkan sesuai dengan kriteria subjek studi. Misalnya hubungan antara Cerebral Blood Flow pada perokok, bekas perokok dan bukan perokok. Tidak terdapat kelompok kontrol dan tidak terdapat hipotesis spesifik. Hubungan sebab akibat hanya berupa perkiraan yang dapat digunakan sebagai hipotesis dalam penelitian analitik atau eksperimental. Rancangan Penelitian Cross Sectional Penelitian cross sectional adalah sesuatu penelitian dimana variabel-variabel yang termasuk faktor resiko dan variabel-variabel yang termasuk efek diobservasi sekaligus pada waktu yang sama.

Oleh karena itu, rancangan desain penelitian ini dapat digambarkan sebagai berikut: Populasi sampel.

BILKING INDIA VERITAS PDF

Tugas epidemiologi

Pendahuluan Epidemiologi merupakan cabang ilmu yang membelajari tentang penyebaran penyakit dan faktor yang menentukan terjadinya penyakit pada manusia. Penyebaran penyakit disini merupakan penyebaran penyakit menurut sifat orang tempat dan waktu. Jadi disamping mempelajari siapa yang terkena penyakit, epidemiologi juga membahas mengenai dimana dan bagaimana suatu penyakit dapat menyebar. Selanjutnya jawaban dari pertanyaan itu akan memunculkan data mengenai jumlah penderita dari satu jenis penyakit, jenis kelamin penderita, lokasi dimana penderita tinggal, bagaimana penyakit itu dapat menginfeksi penderita dan pada akhirnya kapan penyakit itu sering muncul, pada saat musim hujan, pancaroba atau pada saat musim kemarau. Semua ini dapat diketahui lebih dalam dengan mempelajari ilmu Epidemiologi.

BOSCH WFB 1005 PDF

Bedanya Penelitian deskriptif dan analitik

Selain itu, epidemiologi deskriptif juga akan menjawab 4 pertanyaan berikut: 1. What, yaitu apa masalah kesehatan yang terjadi di masyarakat dan berapa besarnya masalah kesehatan masyarakat, maka jawabannya akan mengukur masalah kesehatan. Who, yaitu siapa yang terkena masalah kesehatan masyarakat adalah masyarakat. Tentunya yang terkena masalah kesehatan masyarakat adalah masyarakat atau sekelompok manusia man yang menjadi host penyakit. Man yang akan dibahas adalah karakteristiknya, meliputi jenis kelamin, usia, paritas, agama, ras, genetika, tingkat pendidikan, penghasilan, jenis pekerjaan, jumlah keluarga,dll. Where, yaitu dimana masyarakat yang terkena masalah kesehatan. Jawabannya adalah menjelaskan tempat place dengan karakteristik tempat tinggal, batas geografis, desa-kota, batas administrative, dll 4.

Related Articles